Grafik Kegiatan Mahasiswa Per Fakultas


Grafik Jenis Kegiatan Mahasiswa

SISTEM PENILAIAN KEGIATAN KEMAHASISWAAN (SPKK)

SPKK adalah sistem penilaian kemampuan soft skills mahasiswa yang dinyatakan dalam Nilai/poin Satuan Kegiatan Kemahasiswaan. Tujuan Sistem Penilaian Kegiatan Kemahasiswaan adalah (a) untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan-kegiatan kemahasiswaan, (b) untuk meningkatkan kemampuan soft skills mahasiswa dan (c) untuk memberikan pengakuan dan atau penghargaan terhadap aktivitas pembelajaran dan prestasi mahasiswa di luar kegiatan kurikuler.

Karakteristik Sistem Penilaian Kegiatan Kemahasiswaan:

  1. Setiap kegiatan kemahasiswaan memiliki nilai yang berlainan tergantung pada bobot kegiatan SPKK yang diikuti;
  2. Besaran nilai ditentukan atas dasar upaya mahasiswa dalam mengikuti suatu kegiatan kemahasiswaan dan pencapaian prestasi pada kegiatan tersebut;
  3. Mahasiswa harus memperoleh Nilai keseluruhan dari SPKK minimum 50 poin pada tahun terakhir sebelum wisuda (S1) dan 30 poin (D3);
  4. Mahasiswa didorong untuk memperoleh nilai minimal SPKK 20 poin pada tahun pertama, 40 poin pada tahun kedua, 70 poin pada tahun ketiga dan 90 poin pada tahun keempat sebagai syarat jika mahasiswa yang bersangkutan akan mengajukan beasiswa (kecuali beasiswa Bidikmisi).
  5. Mahasiswa pindahan atau alih jenjang (dari luar Universitas Sebelas Maret) akan ditentukan telah memiliki SPKK minimal sesuai dengan tahun mahasiswa masuk, kemudian selanjutnya penilaian mengikuti sistem SPKK di UNS.

Tujuan dan Manfaat SPKK

  1. Memotivasi mahasiswa giat mengembangkan minat, bakat, spiritual, penalaran ilmiah dan karakter kepemimpinan melalui kegiatan berorganisasi di kampus.
  2. Memotivasi mahasiswa memiliki daya juang dan daya saing tinggi melalui keikutsertaan berbagai kompetisi peraihan prestasi nasional/internasional.
  3. Memotivasi mahasiswa agar memiliki empati dan responsif terhadap masalah di masyarakat melalui kegiatan2 bakti sosial/spiritual kemahasiswaan.
  4. Memberikan pengakuan dan penghargaan secara kuantitatif terhadap kegiatan kemahasiswaan.